Langsung ke konten utama

Review Hotel Novotel Bogor: Hotel yang Family-Friendly di Bogor, Cocok untuk Liburan Keluarga, di mana Anak-anak Bisa Bermain


Tiga minggu yang lalu nih,..pas liburan imlek kami (juga) berlibur sekeluarga. No..no..no..kami tidak ke Bandung atau Ciwidey ataupun Garut...Kami mengambil arah yang lainnya..sebab kami tahu, di hari liburan long weekend seperti itu maka Bandung Raya pastilah penuh sesak, tumpah ruah oleh turis sehingga jalanan macet semacet-macetnya. Bukan apa-apa sih,..kebetulan anak kami yang paling kecil baru berumur 5 bulanan, jadi sungguh akan kasihan kalau dia bakal ikut terjebak dalam kemacetan.. That’s why,..kami memutuskan menuju ke tempat yang diperkirakan tidak akan macet...

Sempat terpikir untuk liburan di sekitar Jakarta Raya saja. Entah itu ke Bekasi, Tangerang bahkan dalam kota Jakarta sendiri,..misalnya ke hotel berbintang di Grogol, Pluit atau Ancol. Namun,..in the last minut / in the nick of time..tiba-tiba datang ide untuk ke Novotel Bogor saja!

Ya,.ya...sekitar tahun 2008 dahulu kala, saya pernah menginap di hotel tersebut. Saya masih ingat, kala itu cukup mengesankan. Hotel Novotel suasananya etnis,..seperti lagi di Bali ataupun kerajaan Jawa jaman dahulu. Bangunannya menggunakan material berkelas. Sepeti kayunya, menggunakan jati divernish. Lalu kamar mandinya menggunakan marmer motif teraso yang menyatu, seperti solid surface (yang biasa bikin kitchen set pasti tahu nih maksud saya).

Dan benarlah,..meskipun sudah berjarak sekitar delapan tahun, namun ternyata kondisi kamar dan bangunan di NOVOTEL BOGOR kini tidak jauh berbeda dengan dulu. Tetap fit! Tetap bagus nan prima. Memang, “harga” tidak pernah bohong. Kalau pakai material mahal, pasti lebih awet. Berbeda halnya bila ada hotel yang perabot dan interiornya pakai teakwood misalnya. Tentulah delapan tahun kemudian sudah pada somplak semua laminatingnya. Pastilah kelihatan lusuh.


Ini Kamar yang Superior. Ada balkonnya lho. Lantainya papan kayu. Kamar mandinya marmer. Interior kamar juga pakai kayu jati yang bagus bagus..








Hotel Novotel Bogor didominasi oleh kayu jati pilihan dan marmer teraso. Juga pakai batu-batu alam. Bikin suasana resort alaminya muncul banget. 



Kemudian pula, saya ingat,..di Novotel Bogor itu ada fasilitas yang pasti anak-anak sukai. Di sana ada lapangan dengan berbagai arena untuk beraktivitas, terutama untuk berolahraga. Nah, anak-anak kami paling sukanya itu berenang (lebih tepatnya disebut “main air”). Di sini pas banget.

Tips: kalau mau berenang sebaiknya pas siang-siang saja. Kalau bisa habis check ini dan masuk kamar kemudian langsung main air. Sebab, kalau sudah kesorean, airnya jadi dingin (karena udara Bogor dingin ya Bro!). Dan adapun kalau pagi hari, misalnya jam 6 atau 7, maka air pun masih terlalu dingin untuk dipakai berenang. Kalau jam 8 atau 9 berenangnya? Sayang ya Bro,..sebab waktu itu tentunya waktu yang paling enak buat breakfast.

Sarapan pagi di Novotel jangan dilewatkan Bro...Buffet-nya enak-enak dan lengkap. Ada masakan Indonesia: nasi kuning, bubur ayam, mie goreng, dan lain-lain, juga masakan Barat seperti roti tawar dengan butter, croissant, English Cake, dan lain-lain. Khusus untuk English Cake saya beri garis tebal, lalu saya garis bawahi, kemudian saya kasih tulisan: Highly Recommended!..soalnya ini English Cake ueeenaaakkk tenan poll, Rek! Istri saya saja sampai menyesal tujuh keliling sebab tidak sempat menikmati kue istimewa ini. Dia cukup bisa mendengar cerita saya saja.. Hehehe..

Kembali ke fasilitas di Novotel tadi...Kolam anak-anaknya itu kecil tapi pas. Tidak ada perosotan ala-ala Waterboom sebagaimana di Hotel Sabda Alam, Garut ataupun Royal Safari Garden, Puncak. Di NOVOTEL BOGOR cuma ada kolam cetek plus bisa meminjam peralatan tambahan seperti pelampung dan bola (minta ke kafe di pinggir kolam renang). Namun saya sih sekarang lebih suka yang begitu sajalah buat anak-anak. Soalnya kadang-kadang “horror” juga lihat anak-anak main perosotan tinggi banget begitu. Ngawasinnya susah, Bro. Mendingan yang agak-agak cemen gini ajalah. Lebih aman, bikin hati tenang. Yang penting anak-anak suka kok...




Ini nih kolam renangnya Novotel. Tidak besar, tapi cukuplah...Yang dewasa ada, yang anak-anak juga ada. 

Nah, bapak ibu nya bisa ngapain sambil mengawasi? Banyak Bro!.. Bisa ikutan berenang juga..baik di kolam cetek maupun kolam dewasa yang letaknya berdempetan dengan kolam anak. Atau kalau mau males-malesan, ya duduk aja di dipan...Bisa juga sunbathing sambil ngorok ala bule yang kemaren kami liat. Dua bule tidur pules. Satu di kursi pinggir kolam,..satu lagi di dipan berkasur dan berkelambu, juga di pinggir kolam renang. Oya,..di Novotel ini, pas kami ke sana itu, banyak bulenya lho...Ada londo kulit putih, ada londo kulit ireng, ada juga londo Jepang dan Korea. Sepertinya mereka senang di Novotel Bogor ini..soalnya memang karena gaya bangunan dan lansekapnya memang Indonesia bangget...serasa di Bali. Pemandangannya alami nan indah serta udaranya dingin.

Nah,..udara dingin ini juga salah satu pertimbangan kami kenapa kemudian memilih berlibur long weekend di Bogor. Di Jakarta sebetulnya ada juga beberapa hotel dengan fasilitas taman serta olahraga yang baik. Misalnya bisa ke Mercure Ancol, Taman Wisata Angke ataupun ke Hotel Santika. Tapinya,.Jakarta itu puanasss.. Terlebih lagi kalau suasana pantai seperti di Ancol...Huaduhh!

Kalau Bogor kan enak yak!..Udaranya dingin..mirip-mirip Bandung. Jadinya lebih refreshing. Maka sebab daripada itu juga, kami memilih liburannya itu tidak ke mana-mana kecuali diam di hotel saja. Kami cari hotel yang bisa memenuhi rencana kami itu (diam di hotel, menghindari kemacetan jalanan). Ngapain lagi pergi keluar cari pemandangan indah sementara di kamar hotel kita ada balkonnya. Kita tinggal bikin teh atau kopi, lalu duduk di balkon dan menikmati udara segar alami serta pemandangan alam pepohonan indah memikat. Anak saya menyebutnya: Peaceful Hotel!



Sore-sore, dingin-dingin gitu enaknya menikmati kopi/teh sambil nongkrong di balkon kamar menikmati pemandangan alam nan indah.

Ya,..pertama kali menjejakkan kaki di halaman depan hotel, anak saya langsung spontan berujar, “This is a peaceful hotel, Papap..I like it”..Dan saat malam menjelangpun dia bersikeras untuk stay in the hotel. “Hotel has a lot of food, right, Papap?”. Maksudnya, dia gak mau ke mana-mana. Makan malamnya di hotel saja. Suasananya di suka sekali.

Ini nih area depan pas baru dateng yang bikin anak saya bilang, Peaceful Hotel!

Suasana di hotel

Suasana di NOVOTEL BOGOR memang indah dan nuansa alam. Padahal sebetulnya hotel ini masih berada di kota lho – (Bagaimana caranya ke Hotel Novotel Bogor?) hanya keluar tol Jagorawi melalui exit Bogor Kota, lalu ambil belokan ke kiri, putar balik (u-turn), lalu ikuti jalanan, menyeberangi tol, ikuti jalan lagi,..sampai deh – namun karena sekitarnya itu masih asri, maka kita serasa berada di tengah hutan pedesaan, in the middle of nowhere.


Begini caranya ke Hotel Novotel Bogor: kalau dari Jakarta via Tol Jagorawi, keluar exit Bogor, lalu melipir kiri, kemudian putar balik (u-turn) masuk ke Perumahan Golf Estate Bogor Raya, melewati Klub Danau Bogor Raya, lalu menyeberangi tol jagorawi, terus aja..nanti keliatan ada gedung tinggi yakni Hotel Ibis Style..nah, hotel Novotel persis di sebelahnya Hotel Ibis itu. 

Oya,..Novotel Bogor ini menurut saya salah satu hotel yang family-friendly di Bogor. Bagaimana tidak...di kamarnya itu ada semacam sofa yang flat, yang bisa dijadikan untuk tempat tidur. Jadi anak kami (6 tahun dan 3 tahun) serta 1 bayi (5 bulan) bisa muat di satu kamar Superior, sebab sang bapak tidurnya di sofa yang tadi itu. Hehehe...

Dan bukan cuma itu yang bikin Hotel Novotel Bogor ini family-friendly. Mengenai sarapan paginya...Harga yang kita bayarkan itu sudah termasuk untuk breakfast 2 orang dewasa plus 2 anak-anak (di bawah 16 tahun). Wuih..benar-benar hotel ini sangat mempertimbangkan kebutuhan sebuah keluarga. Jadinya kita tidak perlu bayar lagi untuk breakfastnya anak-anak. Asyik kan?

Hebatnya lagi,..sewaktu breakfast..orang tua bisa leluasa memilih dan mencicipi makanan,..sebab pihak hotel menyulap pendopo – di tengah area restoran – menjadi area menonton (sambil makan) untuk anak-anak. Di sana kedua anak saya bisa makan sosis sambil nonton Upin-Ipin The Movie. Tidak perlu khawatir, di pendopo tersebut ada child-sitter-nya lhoh... Dua staff hotel menjaga anak-anak sambil membagi-bagikan pop corn. The hotel is very thoughtful dan sepertinya mengerti sekali tentang kerepotan-kerepotan keluarga ber-anak kecil. Sekali lagi, ini membuktikan bahwa hotel ini family friendly. Cocok deh buat yang lagi cari hotel untuk liburan keluarga (family vacation).


Makan Buffet Novotel Bogor, ada menu Barat dan menu Indonesia. Anak-anak gak perlu bayar lagi. Kan sudah include.


Anak-anak sambil makan pagi pun tetap bisa having fun..mereka bisa sambil nonton film di pendopo yang ada di tengah area restoran. 

Not to mention,..di pusat keramaian dan pusat aktivitas tamu hotel, yakni di area sekitar kolam renang,..maka di situlah tersedia berbagai fasilitas untuk anak-anak dan orang dewasa. Selain kolam renang, kita bisa meminjam bet lalu main pingpong. Bisa juga main fussball,..atau kalau mau fitness ada di seberangnya kolam renang (gedung berkaca nan indah). Kalau mau main basket..tinggal pinjam bolanya..(tapi jangan lupa harus pakai sepatu olahraga). Bisa juga main tenis. Dan,..anak-anak juga bisa naik kuda poni gratis!! Tak perlu bayar...cukup sebutkan nomer kamar...

Mau jogging juga bisa...keliling area hotel nan luas,..ataau mau main sepeda,..tinggal ke area depan hotel (lobby) lalu pinjam sepeda.

Kalau mau sepeda..carinya di halaman depan hotel. Itu yang diparkir boleh dipake. Gratiss

Anak-anak pastinya senang sekali kalau di hotel ini. Soalnya mereka tidak perlu ke mana-mana lagi. Habis berenang, anak-anak main fussball, terus lanjut main balok di indoor playground (ada Xbox / playstation juga lho), lalu bisa main panjat-panjatan. Asyik sekaleee...

Nah, ini dia salah satu jalur jogging track buat yang hobinya lari-lari..Oya, ada paket tur keliling ke desa-desa lhoh..bagi yang pengennya melihat sawah, padi dan kampung. 

Tapi bagi yang males berolahraga atau lagi pegel-pegel..yah mendingan foto-foto aja deh. Selfie-selfie atau sekalian bawa kamera mirrorless maupun DSLR.. hotel ini bangunan dan lansekapnya fotogenik lhoh...Kayu, batu, rumput, tanaman dan pepohonan saling berkolaborasi menawarkan keindahan untuk background foto. Bahkan toiletnya pun fotogenik lhoh...hehehe..tidak percaya? Masuk saja ke ruang ganti kolam renangnya atau toilet yang di restoran tempat breakfast. Nanti pasti ketemu suasana ala resort Bali gitu...Bringing the outside to the inside..Kita serasa di luar padahal sedang di dalam. Yah..teman saya yang arsitek senang sekali bikin toilet ala-ala begini ini... :)

Foto dulu di Spot Wajib-nya Novotel Bogor. 

Rerumputan hijau bikin segar mata...

Bangunan ini bagus yah buat difoto? Ini sebetulnya ruang fitness center lho...




Nah, buat yang datangnya berombongan keluarga, bisa deh makan-makan sambil duduk enjoy menghirup udara segar di sini. Banyak spot-spot seperti ini di Novotel. Tempat duduk-duduk yang asyik. Ada yang model ayunan, ada yang model pendopo, ada yang model saung. 

Oya, berapa sih tarifnya untuk menginap di Hotel Novotel, Bogor?
Kalaua harga normal, rata-rata itu sekitar 1,2 – 1,4 juta per malam. Kalau mau lebih murah,..ya tinggal cari di berbagai situs booking hotel,..salah satunya ya di Agoda. Bisa dapet yang murah lho....

Komentar

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND

Postingan populer dari blog ini

Toko Roti dan Kue di Cipinang, Pondok Bambu dan Pondok Kopi: Maharani, Mayestik dan Sedap Wangi

Kemarin dua hari berturut-turut kami dapat dua tempat makan yang layak dibahas masuk blog keren ini. :) Yang satu toko roti plus mini resto, yang satu lagirestoran legendaris. Lokasinya berdekatan. Tidak samping-sampingan memang, tapi masih di area yang sama. Untuk ukuran Jakarta ini masih sangat dekat. Masih satu kelurahan, terpisah hanya sekitar 2 km atau 20 menit berkendaran bermotor. Dekat kan? 
Gara-garanya begini. Suatu sore kala mencari tempat memesan kue ulang tahun untuk si Mei Mei, kami menemukan toko kue dan roti “baru”. Sebenarnya, kaminya yang baru tahu. Kalau toko roti ini sih sepertinya sudah lama banget. Namanya “SEDAP WANGI”. Istri saya senang sekali sebab ia seorang penggemar bolu, roti, cake, donuts, dan kudapan manis lainnya. Sebelumnya, di kawasan Duren Sawit sini kami baru punya dua tempat andalan yaitu Mayestik di Pondok Bambu dan Maharani di Pondok Kopi. Nah, sekarang ia punya pilihan alternatif rasa dan varian: Toko sekaligus Pabrik Roti “Sedap Wangi” di Cipi…

Tempat Makan yang Suasana Alam di Jakarta Timur; Makan di Saung

Sebagai warga Jakarta, kami merindukan makan siang di tempat yang asri. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan semilir angin membelai lembut, dan menikmati pemandangan hijau serta kolam ikan yang bergemericik. Yah..rada-rada kaya di Saung Mang Engking Depok gitu deh....Tapi di sini di mana? D tengah belantara hutan beton, di manakah ku harus mencarinya... Ahayyy....

Beruntung sekali, saat pulang dari Taman Gratis Hendropriyono, kami menemukannya! Sebuah rumah makan di kawasan Ceger Taman Mini Jakarta Timur, yang rindang sesuai namanya: Rindang Alam.


Dan tahukah Anda, bila sedang berada di sekitar Ceger sampai Kampung Rambutan atau Taman Mini cukup sulit untuk menemukan rumah makan yang representatif. Dalam artian, makanannya enak dan variatif, harganya tidak mengagetkan, serta tempatnya nyaman terutama untuk keluarga dengan anak kecil atau menjamu tamu/rekan bisnis. Bahkan untuk rapat atau acara perayaan juga bisa, sebab di Rumah Makan Rindang Alam juga ada ruang pertemuannya. Cukup b…

Panduan Mudik Jakarta - Palembang Jalan Darat Bawa Mobil

Mau ke Palembang nih ceritenye? Ade ape?
Oohh...lagi dinas ya? Urusan kantor?
Atau lagi kondangan, dapet undangan pernikahan saudara dekat?

Kalau kami, kebetulan baru aja silaturahmi sekaligus liburan. Yah,.. belated homecoming gitu dehh,...alias mudik telat. Udah lebaran ketiga baru deh beranjak ke kampung halaman, meluncur pakai mobil, jalan darat Jakarta – Palembang.

Jadinya sih enak juga. Jalanan kosong melompong sepanjang jalan. Belum ada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang beropearsi. Truk dan pick up pengangkut logistik juga belum pada jalan. Lengang....Alhasil, jarak 600 km ditempuh dalam waktu hanya 18 jam saja. Kami berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 4:00 pagi, dan tiba di Plaju, Palembang jam 22:00. Ini tergolong cepat, sebab bilamana musim mudik, perjalanan bisa sampai 24 jam bahkan 36 jam. Wuih,..lama ya?

Iya,..sebab yang bikin lama itu antri di Pelabuhan Merak waktu mau masuk kapal Ferry. Pernah tuh, dua tahun yang lalu,..kami antri sampai 6 jam di pelataran p…
Custom Search