Langsung ke konten utama

Nasi Goreng Enak di Seputar Cempaka Putih, Pulo Mas dan Rawasari


Nah, ini dia tempat makan nasi goreng pas jaman pacaran dulu: Nasi Goreng Mangkok. Warungnya kaki lima tapi rasa bintang lima. Lezaattooo...

Sttt...sebenarnya sih di kitaran Cempaka Putih sini ada 3 tempat makan legendaris lokasi kami kencan dulu... Hehehe *blushing_jadi_malu, yaitu : Sate Kambing Pak Ali, Bebek Kaleyo, dan satu lagi ya Nasi Goreng Mangkok ini. Ketiganya sampai sekarang masih eksis. Bahkan Bebek Kaleyo makin berkibar, cabangnya ada di mana-mana. Saking larisnya, Bebek Kaleyo berani mengklaim sebagai warung bebek paling ramai se-Indonesia... Oyeeeeaahhh?
Really?
Wow!

Kembali ke laptop tentang Nasi Goreng Mangkok tadi. Letaknya itu di bengkel ban sekaligus cucian mobil di pojok jalan antara jalan Cempaka Putih Raya dengan Jalan Cempaka Putih Tengah 13. Cuma buka pas malam hari, sebab lokasinya numpang di pelataran ruko. Gerobak, kursi plastik dan meja kayu seadanya. Bahkan lampu saja tidak ada di area makan. Jadi hanya mengandalkan cahaya seadanya, pantulan dari sinar lampu sekitarnya (lampu jalan, kios, ruko, dan rumah di dekatnya). Kalau dari jalan raya, gelap sekali. Bisa-bisa tidak terlihat. Maka kalau mencari gerobak Nasi Goreng Mangkok ini, patokannya Indomaret aja deh. Sama Domino's Pizza.


Ruko yang ada Domino's Pizza-nya

Lokasinya di pelataran salon mobil Auto Spa

Jadi, malam-malam kalau datang dari By Pass (Jl. D.I Panjaitan / Tol Priok) atau Pulomas, maka masuk ke Jalan Cempaka Putih Raya melewati Gedung Dwima. Lurus saja melewati Bebek Kaleyo, KFC, Taman Solo, Alfa Midi, dan Restoran Pagi Sore. Nah, mulai perlahan-lahan. Nanti ketemu Bank Danamon di kiri dan Indomaret di sisi kanan. Persis di sebelah Indomaret / Bel Mart itu ada jalan kecil, masuk jalan itu - Jl. Cempaka Putih Tengah 13. Silakan parkir. Itulah dia Nasi Goreng Mangkok.

Oya, kalau kamu-kamu ketemu Domino's Pizza, boleh deh langsung parkir situ. Sebab itu nasi goreng adanya di deretan ruko itu juga. Bangunan ruko yang sama. Di ujungnya.

Ini portal Jalan Cempaka Putih Tengah 13, Jakarta Pusat

Kalau datangnya dari arah Senen, Percetakan Negara atau Tanah Tinggi, maka masuk Jalan Cempaka Putih Raya melewati kali. Nanti ketemu Apartemen Superblok Sentosa Residence yang lagi dibangun (ada di sisi kanan). Lurus saja, tengok kiri cari Domino's Pizza. Nah, ada jalan kecil, langsung belok situ (Jalan Cempaka Putih Tengah 13) dan parkir. Selamat menikmati...

Menikmati apa?

Yah, tentunya kelezatan rasa nasi goreng enak. Dalam satu porsinya ada campuran cakue bikinan sendiri. Ini yang bikin beda dengan nasi goreng lainnya. Cakue itu dipotong kotak-kotak lalu dimasak dulu pakai kecap dan berbagai bumbu spesial. Setelah jadi, barulah cakue tersebut dijadikan campuran untuk berbagai hidangan yang ada, baik itu Nasi Goreng Kambing atau Ayam, juga Mie Goreng atau Rebus. Lalu ditambahkan emping dan acar. Disajikan pakai mangkok, bukan piring.



Makannya pakai cakue, emping, dan acar. Disajikan dalam mangkok

 
Minumnya beli di kios sebelahnya ya...ada teh botol, s-tee atau aqua

Untuk ukuran kaki lima, harga nasi goreng mangkok ini sebetulnya cukup premium, yaitu Rp 22.000 per porsi. Tapi, dengan kenikmatan rasanya, sepertinya tidak menjadi masalah. Terbukti pada banyak yang bermobil datang ke sini.

So, buat kamu-kamu kawula muda yang sedang berada di seputaran Pulomas, Rawasari, Percetakan Negara, atau Senen, langsung aja deh meluncur ke bilangan Cempaka Putih. *bahasanya Radio Prambors sekalee,... Ketahuan deh umurnya berapa...hehehe

Kemaren, kami baru aja pulang dari sini. Nostalgia..dan napak tilas. Anak saya bilang: I haven’t been here before, Mom”,… “Of course Baby,..you weren’t even born yet…”

Alamat Nasi Goreng Mangkok Cempaka Putih
Pelataran Salon Mobil AutoSpa
Jalan Cempaka Putih Raya No 20A, Jakarta Pusat
Buka: Sore dan malam hari, 18:00 - selesai

Komentar

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND

Postingan populer dari blog ini

Tempat Makan yang Suasana Alam di Jakarta Timur; Makan di Saung

Sebagai warga Jakarta, kami merindukan makan siang di tempat yang asri. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan semilir angin membelai lembut, dan menikmati pemandangan hijau serta kolam ikan yang bergemericik. Yah..rada-rada kaya di Saung Mang Engking Depok gitu deh....Tapi di sini di mana? D tengah belantara hutan beton, di manakah ku harus mencarinya... Ahayyy....

Beruntung sekali, saat pulang dari Taman Gratis Hendropriyono, kami menemukannya! Sebuah rumah makan di kawasan Ceger Taman Mini Jakarta Timur, yang rindang sesuai namanya: Rindang Alam.


Dan tahukah Anda, bila sedang berada di sekitar Ceger sampai Kampung Rambutan atau Taman Mini cukup sulit untuk menemukan rumah makan yang representatif. Dalam artian, makanannya enak dan variatif, harganya tidak mengagetkan, serta tempatnya nyaman terutama untuk keluarga dengan anak kecil atau menjamu tamu/rekan bisnis. Bahkan untuk rapat atau acara perayaan juga bisa, sebab di Rumah Makan Rindang Alam juga ada ruang pertemuannya. Cukup b…

Rumah Makan Arab: Nasi Kebuli dan Sate Kambing di Condet, Jakarta Timur

Kemaren makan di restoran Jepang. Hari ini mau cobain restoran Arab. Mau masakan Arab?

Nih ada rekomendasi yang enak bin lezat bin ajibbb...Saya tahunya dari istri saya, sementara ia tahu dari temannya yang keturunan Arab yang tinggal di sekitar situ. Namanya SATE TEGAL ABU SALIM. Aha,..sang teman ini memang punya benang merah erat sekali dengan rumah makan ini. Apa pasal? Coba simak! Pertama, ia dan “Abu Salim” sama-sama keturunan Arab. Kedua, mereka sama-sama berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Dan ketiga, tinggalnya pun berdekatan: satu di Cililitan, satu lagi di Condet. Klop!

Condet, terkenal dengan salaknya. Di sini, selain ada perkampungan Betawi, juga banyak orang keturunan Arabnya juga. Makanya di sepanjang jalan sempit lebar dua mobil ini banyak bertebaran toko parfum, oleh-oleh haji, kurma, dan obat herbal Arab. Semuanya mirip-mirip. Jadi bingung mana tempat yang bagus untuk dikunjungi. Itulah untungnya kalau punya rekomendasi dari sobat. Walau di sini banyak rumah makan Arab, …

Panduan Mudik Jakarta - Palembang Jalan Darat Bawa Mobil

Mau ke Palembang nih ceritenye? Ade ape?
Oohh...lagi dinas ya? Urusan kantor?
Atau lagi kondangan, dapet undangan pernikahan saudara dekat?

Kalau kami, kebetulan baru aja silaturahmi sekaligus liburan. Yah,.. belated homecoming gitu dehh,...alias mudik telat. Udah lebaran ketiga baru deh beranjak ke kampung halaman, meluncur pakai mobil, jalan darat Jakarta – Palembang.

Jadinya sih enak juga. Jalanan kosong melompong sepanjang jalan. Belum ada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang beropearsi. Truk dan pick up pengangkut logistik juga belum pada jalan. Lengang....Alhasil, jarak 600 km ditempuh dalam waktu hanya 18 jam saja. Kami berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 4:00 pagi, dan tiba di Plaju, Palembang jam 22:00. Ini tergolong cepat, sebab bilamana musim mudik, perjalanan bisa sampai 24 jam bahkan 36 jam. Wuih,..lama ya?

Iya,..sebab yang bikin lama itu antri di Pelabuhan Merak waktu mau masuk kapal Ferry. Pernah tuh, dua tahun yang lalu,..kami antri sampai 6 jam di pelataran p…
Custom Search