Langsung ke konten utama

Makan Apa di Jatinegara dekat LP Cipinang? Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Astuti


Yang tua belum tentu jelek, yang jelek belum tentu tua. Hehehe...Ini sih sama ya, cuma bolak-balik aja. :) Habisnya susah saya mau bilangnya. Maksud saya tuh gini,...kemaren itu kan kami baru saja mencoba lagi makan Ayam Goreng Mbok Berek yang sudah legendaris (baca: tua) itu. Dan ternyata, bro and sis,..rasanya ueeenaak sekali. Lebih enak dari yang katanya modern (baca: muda) seperti KFC.

Ya, ya, ya...kekayaan kuliner Indonesia memang beragam dan patut kita banggakan lho...Asalkan kita mau menggali wawasan akan hal itu, maka kita akan menemukan keunikan dan kehebatan warisan tradisional nenek moyang kita. Dan itu musti dilestarikan lho. Yang bilang makanan lokal gak enak, sebetulnya dia belum ketemu aja tempat makan yang pas! Coba cari lebih jauh,..sering-sering makan yang enak-enak...Hehehe,..

Salah satunya ya di Warung Mbok Berek, Cipinang Jakarta ini. Cobain deh menu khasnya: Ayam Goreng Kremes Mbok Berek. Dengan hanya Rp 70 ribu Anda akan mendapatkan satu ekor ayam goreng lezattoo lengkap dengan ceker dan kepalanya. Bandingkan dengan fast food semacam KFC. Harga segitu memang dapat beberapa potong, tapi gak sampe satu ekor lho.. Jelas yang lokal ini lebih murah khan?

Makanya kalau ke sini, kami pesannya menu yang ayam satu ekor itu. Pas untuk kami berempat: 2 dewasa + 2 anak. Bapak dan ibunya makan paha dan lain-lainnya. Anak-anak makannya daging dada, karena seratnya lebih lembut untuk dikunyah. Cocok untuk gigi susu mereka.

Soal rasa, jelas enak dong. Ayam kremes begini miripnya itu dengan Ayam Suharti (kabarnya, Ibu Suharti memang masih keturunannya Mbok Berek juga). Tapi kami sih lebih suka Mbok Berek. Rasanya lebih cocok dengan kami, dan harganya juga lebih murah daripada Suharti.



Ini sedikit pelajaran sejarah untuk yang muda-muda dan menyegarkan ingatan lagi untuk yang tua-tua (baca: dewasa). Ayam Goreng Mbok Berek berdirinya sejak jaman Jepang. Sudah lama banget kan? Makanya yang sekarang ini berjualan sudah generasi ketiga dan keempat. Keraton Jogja dan Presiden pun pada suka ayam goreng kremes ini. Laris manis. Bahkan kabar kelezatannya tersebar seantero nusantara. Makanya kata Oom saya, di era 1980-an banyak yang orang yang kalau dari Jogja pulangnya bawa oleh-oleh Ayam Mbok Berek. Soalnya kebetulan warungnya di jalan arah menuju Bandara Adisucipto. Jadi sekalian mampir.

Dulu memang belum banyak cabang Mbok Berek. Beda dengan sekarang. Sudah ada di mana-mana, di berbagai daerah. Yang punya juga banyak. Ada Ny Astuti, Ny. Umi, Ny. Nur Bedjo, Ny. Subekti, Ny. Danik, Ny. Yannie, Ny. Wiwid, Ny. Sunardi  dan lain-lain. Semua masih keturunan Mbok Berek?

Yang kami datangi ini Mbok Berek Ny. Astuti. Selain di Cipinang, di Jabodetabek ada lagi beberapa restorannya seperti di Kebayoran Baru,  Larangan, Kreo, dan Cipinang.


Kalau anda kebetulan sedang di daerah Jatinegara, sekitaran Jalan I Gusti Ngurah Rai, tidak usah pusing cari makan di mana. Langsung aja meluncur ke Jalan Cipinang Jaya, yaitu jalan raya yang bersebelahan persis dengan LP Cipinang. Masuk jalan itu kira-kira 200 meter. Tengok kanan, berseberangan dengan Rumah Makan Sari Idaman, itulah dia Restoran Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Astuti.

Kalau datangnya dari Terusan Casablanca (Jalan Basuki Rahmat), setelah Pasar Gembrong (grosir mainan) ada pertigaan, belok kiri, masuk ke Jalan Cipinang Muara. Lurus nanti ketemu pertigaan, belok kiri. Itu sudah Jalan Cipinang Jaya. Lurus saja terus melewati rumah makan Ibu Bandung dan Komplek Perumahan Cipinang Elok, Toko Roti Mayestik, dan lalu perlahan-lahan. Tengok ke kiri, dan terlihatlah plang Ayam Goreng Panas Mbok Berek Ny. AstutiMasakan Tradisional, Resep asli yang digali dari negeri sendiri.


Bangunannya berupa rumah tinggal dua lantai. Bukan ruko. Dan ini sesuai dengan konsep Rumah Makan Mbok Berek pada umumnya yang mengusung nuansa rumahan dalam balutan etnis Jawa. Maka, interior dalamnya pun berupa furniture berukiran Jawa. Meja, kursi, dan counter sajinya. Di teras juga bisa dipakai makan. Ada meja marmer bulat dengan kursi 4 buah. Makan sambil menikmati gemericik air di kolam kecil samping teras. Mushola tersedia. Jadi tidak perlu bingung kalau mau sholat.

Selain Ayam Goreng, kami juga suka mencoba nasi gudeg krecek (Rp 15.000) dan sayur asemnya (Rp 5.000). Enak juga.


Selamat makan...

Alamat Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Astuti
Jl. Cipinang Jaya No. 3, Cipinang, Jakarta Timur, Indonesia
021 8198176

Komentar

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND

Postingan populer dari blog ini

Toko Roti dan Kue di Cipinang, Pondok Bambu dan Pondok Kopi: Maharani, Mayestik dan Sedap Wangi

Kemarin dua hari berturut-turut kami dapat dua tempat makan yang layak dibahas masuk blog keren ini. :) Yang satu toko roti plus mini resto, yang satu lagirestoran legendaris. Lokasinya berdekatan. Tidak samping-sampingan memang, tapi masih di area yang sama. Untuk ukuran Jakarta ini masih sangat dekat. Masih satu kelurahan, terpisah hanya sekitar 2 km atau 20 menit berkendaran bermotor. Dekat kan? 
Gara-garanya begini. Suatu sore kala mencari tempat memesan kue ulang tahun untuk si Mei Mei, kami menemukan toko kue dan roti “baru”. Sebenarnya, kaminya yang baru tahu. Kalau toko roti ini sih sepertinya sudah lama banget. Namanya “SEDAP WANGI”. Istri saya senang sekali sebab ia seorang penggemar bolu, roti, cake, donuts, dan kudapan manis lainnya. Sebelumnya, di kawasan Duren Sawit sini kami baru punya dua tempat andalan yaitu Mayestik di Pondok Bambu dan Maharani di Pondok Kopi. Nah, sekarang ia punya pilihan alternatif rasa dan varian: Toko sekaligus Pabrik Roti “Sedap Wangi” di Cipi…

Tempat Makan yang Suasana Alam di Jakarta Timur; Makan di Saung

Sebagai warga Jakarta, kami merindukan makan siang di tempat yang asri. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan semilir angin membelai lembut, dan menikmati pemandangan hijau serta kolam ikan yang bergemericik. Yah..rada-rada kaya di Saung Mang Engking Depok gitu deh....Tapi di sini di mana? D tengah belantara hutan beton, di manakah ku harus mencarinya... Ahayyy....

Beruntung sekali, saat pulang dari Taman Gratis Hendropriyono, kami menemukannya! Sebuah rumah makan di kawasan Ceger Taman Mini Jakarta Timur, yang rindang sesuai namanya: Rindang Alam.


Dan tahukah Anda, bila sedang berada di sekitar Ceger sampai Kampung Rambutan atau Taman Mini cukup sulit untuk menemukan rumah makan yang representatif. Dalam artian, makanannya enak dan variatif, harganya tidak mengagetkan, serta tempatnya nyaman terutama untuk keluarga dengan anak kecil atau menjamu tamu/rekan bisnis. Bahkan untuk rapat atau acara perayaan juga bisa, sebab di Rumah Makan Rindang Alam juga ada ruang pertemuannya. Cukup b…

Panduan Mudik Jakarta - Palembang Jalan Darat Bawa Mobil

Mau ke Palembang nih ceritenye? Ade ape?
Oohh...lagi dinas ya? Urusan kantor?
Atau lagi kondangan, dapet undangan pernikahan saudara dekat?

Kalau kami, kebetulan baru aja silaturahmi sekaligus liburan. Yah,.. belated homecoming gitu dehh,...alias mudik telat. Udah lebaran ketiga baru deh beranjak ke kampung halaman, meluncur pakai mobil, jalan darat Jakarta – Palembang.

Jadinya sih enak juga. Jalanan kosong melompong sepanjang jalan. Belum ada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang beropearsi. Truk dan pick up pengangkut logistik juga belum pada jalan. Lengang....Alhasil, jarak 600 km ditempuh dalam waktu hanya 18 jam saja. Kami berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 4:00 pagi, dan tiba di Plaju, Palembang jam 22:00. Ini tergolong cepat, sebab bilamana musim mudik, perjalanan bisa sampai 24 jam bahkan 36 jam. Wuih,..lama ya?

Iya,..sebab yang bikin lama itu antri di Pelabuhan Merak waktu mau masuk kapal Ferry. Pernah tuh, dua tahun yang lalu,..kami antri sampai 6 jam di pelataran p…
Custom Search