Langsung ke konten utama

Tempat Makan di sekitar LP Cipinang (bagian 1 dari 2)


Makan apa enaknya kalau lagi di Cipinang terutama kalau lagi di sekitaran Jatinegara di dekat LP Cipinang?

Ada dua tempat makan yang cukup representatif. Yang satu menyajikan menu masakan sunda, yang satu lagi menu gurame. Mau yang mana? Kita bahas yang pertama dulu ya...

Anda sudah pernah makan di Sate Cilampeni, Kopo Bandung? Saya sih belum pernah. Tapi saya sudah pernah makan di Cabang-nya lho.. hehe..enak juga koq. Lokasinya di dekat Penjara LP Cipinang.

Ya,..ya.. kalau Anda lagi di sekitaran pinggir rel kereta Jatinegara (Jalan I Gusti Ngurah Rai), langsung saja belok ke Jalan Cipinang Jaya, jalanan yang persis di pinggirnya (sebelum) LP Cipinang. Lurus terus di jalan itu ke arah Banjir Kanal Timur (BKT). Nanti ketemu RM Sari Idaman,..terus saja melewati kompleks Cipinang Elok.. Di sebelah kanan ada Toko Kue Mayestik, Seven Eleven dan Rumah Makan Mbo Berek. Masih terus dikit lagi. Perlahan-lahan. Tengok ke kiri. Nah, ada terlihat plang “Ibu Bandung – Masakan Khas Sunda” menyajikan Sate Cilampeni. Itu dia.

Rumah Makan khas Sunda "Ibu Bandung" Cipinang, Jakarta

Tampak Depan Restoran Sate Cilampeni Ibu Bandung, Cipinang, Jakarta

Dari depan terlihat ada saung makannya. Kalau mau makan lesehan bisa di sini. Ada 2 pondok. Di dalam ruangannya juga sederhana. Ada sekitar 3 meja di ruangan smoking area dan 12 meja di ruangan ber-AC, non-smoking. Menu yang disajikan di Ibu Bandung beragam masakan khas Sunda seperti gepuk, ayam goreng (Rp 13.000), tempe dan tahu goreng. Makanan favorit dan andalan di sini Sate sapi khas Cilampeni dan Gulai Sapi. Cobain deh. Enak. Kalau mau variasi lainnya juga ada , seperti tongseng (Rp 25.000), sate kambing (Rp 35.000) atau sate ayam (Rp 30.000).

Saung makan di halaman depan

Area makan non AC

Area makan ber-AC

Sate Cilampeni disajikan di hot plate dengan bumbu kecap plus irisan bawang, cabe dan merica. Ditambah semangkuk acar segar. Daging satenya lembut, nyaman dikunyah. Rasanya juga enak. Harganya Rp 35 ribu per porsi (10 tusuk) tidak termasuk nasi putih (Rp 5.000). Sedangkan Gulai Cilampeni, juga enak. Kuahnya kental dan bumbu rempahnya betul-betul terasa di lidah. Harganya Rp 25 ribu per porsi.

Sate dan Gule Cilampeni di Rumah Makan Ibu Bandung, Cipinang

Oya, kira-kira 100 meter dari Restoran Ibu Bandung ini ada juga tempat makan dengan nama yang sama: Ibu Bandung. Saya tidak tahu apakah pemiliknya sama ataukah memang kebetulan saja. Saya belum pernah mencoba Ibu Bandung yang satu lagi itu. Tempatnya lebih kecil dari yang ini, dan warung itu tidak menyajikan Sate Cilampeni.

Ibu Bandung – Masakan Khas Sunda
Sate dan Gule Cilampeni – Hj. Acu
Asli cabang Terusan Kopo, Cilampeni, Bandung
Alamat: Jalan Raya Cipinang Jaya No 48 B, Jakarta Timur
Telpon: 02185909102 , 0218575477

Komentar

Posting Komentar

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND

Postingan populer dari blog ini

Toko Roti dan Kue di Cipinang, Pondok Bambu dan Pondok Kopi: Maharani, Mayestik dan Sedap Wangi

Kemarin dua hari berturut-turut kami dapat dua tempat makan yang layak dibahas masuk blog keren ini. :) Yang satu toko roti plus mini resto, yang satu lagirestoran legendaris. Lokasinya berdekatan. Tidak samping-sampingan memang, tapi masih di area yang sama. Untuk ukuran Jakarta ini masih sangat dekat. Masih satu kelurahan, terpisah hanya sekitar 2 km atau 20 menit berkendaran bermotor. Dekat kan? 
Gara-garanya begini. Suatu sore kala mencari tempat memesan kue ulang tahun untuk si Mei Mei, kami menemukan toko kue dan roti “baru”. Sebenarnya, kaminya yang baru tahu. Kalau toko roti ini sih sepertinya sudah lama banget. Namanya “SEDAP WANGI”. Istri saya senang sekali sebab ia seorang penggemar bolu, roti, cake, donuts, dan kudapan manis lainnya. Sebelumnya, di kawasan Duren Sawit sini kami baru punya dua tempat andalan yaitu Mayestik di Pondok Bambu dan Maharani di Pondok Kopi. Nah, sekarang ia punya pilihan alternatif rasa dan varian: Toko sekaligus Pabrik Roti “Sedap Wangi” di Cipi…

Tempat Makan yang Suasana Alam di Jakarta Timur; Makan di Saung

Sebagai warga Jakarta, kami merindukan makan siang di tempat yang asri. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan semilir angin membelai lembut, dan menikmati pemandangan hijau serta kolam ikan yang bergemericik. Yah..rada-rada kaya di Saung Mang Engking Depok gitu deh....Tapi di sini di mana? D tengah belantara hutan beton, di manakah ku harus mencarinya... Ahayyy....

Beruntung sekali, saat pulang dari Taman Gratis Hendropriyono, kami menemukannya! Sebuah rumah makan di kawasan Ceger Taman Mini Jakarta Timur, yang rindang sesuai namanya: Rindang Alam.


Dan tahukah Anda, bila sedang berada di sekitar Ceger sampai Kampung Rambutan atau Taman Mini cukup sulit untuk menemukan rumah makan yang representatif. Dalam artian, makanannya enak dan variatif, harganya tidak mengagetkan, serta tempatnya nyaman terutama untuk keluarga dengan anak kecil atau menjamu tamu/rekan bisnis. Bahkan untuk rapat atau acara perayaan juga bisa, sebab di Rumah Makan Rindang Alam juga ada ruang pertemuannya. Cukup b…

Panduan Mudik Jakarta - Palembang Jalan Darat Bawa Mobil

Mau ke Palembang nih ceritenye? Ade ape?
Oohh...lagi dinas ya? Urusan kantor?
Atau lagi kondangan, dapet undangan pernikahan saudara dekat?

Kalau kami, kebetulan baru aja silaturahmi sekaligus liburan. Yah,.. belated homecoming gitu dehh,...alias mudik telat. Udah lebaran ketiga baru deh beranjak ke kampung halaman, meluncur pakai mobil, jalan darat Jakarta – Palembang.

Jadinya sih enak juga. Jalanan kosong melompong sepanjang jalan. Belum ada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang beropearsi. Truk dan pick up pengangkut logistik juga belum pada jalan. Lengang....Alhasil, jarak 600 km ditempuh dalam waktu hanya 18 jam saja. Kami berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 4:00 pagi, dan tiba di Plaju, Palembang jam 22:00. Ini tergolong cepat, sebab bilamana musim mudik, perjalanan bisa sampai 24 jam bahkan 36 jam. Wuih,..lama ya?

Iya,..sebab yang bikin lama itu antri di Pelabuhan Merak waktu mau masuk kapal Ferry. Pernah tuh, dua tahun yang lalu,..kami antri sampai 6 jam di pelataran p…
Custom Search